Balangan – UPTD Puskesmas Batumandi laksanakan survei re-akreditasi puskesmas dari tim Surveior Lembaga Akreditasi Fasyankes Seluruh Indonesia (LASKESI), di UPTD Puskesmas Batumandi, Kecamatan Batumandi, Senin (27/11/2023).

Proses re-akreditasi merupakan salah satu proses penilaian kesesuaian mutu layanan puskesmas dengan standar yang telah ditetapkan.

Disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Balangan, Akhmad Nasai, bahwa sebelumnya pada tahun 2017 UPTD Puskesmas Batumandi sudah terakreditasi secara dasar.

Sehingga dengan adanya survei re-akreditasi kembali tahun ini, diharapkan proses perbaikan mutu pelayanan secara berkelanjutan serta berkesinambungan di Puskesmas Batumandi tetap terjaga.

“Kita berharap dengan adanya penilaian ini ada peningkatan nilai dari dasar, madya, utama dan paripurna, yang mana selama ini pelayanan sudah ada peningkatan dari terpenuhinya sembilan tenaga strategis kesehatan,” harapnya.

Sementara itu, Tim Surveior re- akreditasi Puskesmas LASKESI, DR Widya Wiri Utami, menyebut pelaksanaan survei akan digelar selama tiga hari dari 27 hingga 29 November 2023.

Penilaian dilakukan untuk memastikan puskesmas memenuhi standar pelayanan kesehatan tingkat pertama yang berfokus pada kebutuhan masyarakat, keselamatan dan manajemen risiko.

“Mutu pelayanan atas keselamatan pasien di sini mencerminkan standar akreditasi yang sudah ditetapkan puskesmas untuk saat ini,” sampainya.

Hal sama juga diungkapkan Kepala UPTD Puskesmas Batumandi, Nurul Bahriah, yang mengharapkan dengan adanya penilaian re-akreditasi ini bisa memberikan hasil terbaik sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami dari Puskesmas Batumandi akan meningkatkan mutu-mutu pelayanan, bukan hanya pelayanan tetapi juga belajar bagaimana cara untuk meningkatkan mutu pelayanan yang lebih baik lagi,” tuturnya.

(MC Balangan/Hlm)