Balangan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melakukan Penandatangan Kerjasama (PKS) dengan Kementerian Agama Kabupaten Balangan dan Kantor Urusan Agama (KUA) se- Kabupaten Balangan.

PKS tersebut berisi tentang sinkronisasi perubahan status perkawinan melalui “Layanan Satu Urusan Memperoleh Tujuh Dokumen” di Disdukcapil Kabupaten Balangan.

Penandatangan dilaksanakan pada Senin (02/10/2023), bertempat di Meeting Room WaterPark Paringin. Layanan Satu Urusan Memperoleh Tujuh Dokumen ini merupakan Inovasi dari Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil atas nama Nety Herawati, yang merupakan sebagai implementasi dari Aksi Perubahan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan 4 Regional Bandung Tahun 2023.

Layanan ini memberikan kemudahan bagi Penduduk khususnya penganten yang melakukan pernikahan di KUA dalam pengurusan perubahan status perkawinan pada dokumen kependudukan setelah pernikahan.

Setelah menikah tercatat di KUA maka penduduk (penganten) memperoleh tujuh dokumen yang terdiri dari : dua buku nikah, dua KTP el status kawin, satu KK gabungan suami isteri, dan dua KK pembaharuan orang tua penganten.

Adapun Tujuan Inovasi ini adalah untuk peningkatan kinerja organisasi dalam pelayanan dengan memberikan kemudahan bagi penduduk yang melangsungkan pernikahan melalui KUA, langsung dapat dokumen kependudukan lainnya tanpa mengurus lagi ke Disdukcapil, lebih menghemat waktu, cepat, dan gratis.

Layanan ini sebagai salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan tertib administrasi kependudukan di Kabupaten Balangan, harapannya semakin tinggi kesadaran penduduk akan pentingnya update data kependudukan dan pencatatan sipil pada setiap peristiwa penting seperti lahir, mati dan kawin.

Kepala Disdukcapil Balangan, Hifziani, mendukung aksi perubahan ini agar berjalan lancar dan dapat diterima oleh masyarakat dan bermanfaat, sesuai motto Dukcapil membahagiakan masyarakat.

Kepala Kemenag Balangan, H. Saribuddin, berterimakasih dengan inovasi satu urusan tujuh dokumen ini, karena sangat membantu urusan kementerian agama, KUA dalam mempermudah layanan, mempersingkat waktu, biaya, terutama penduduk yang jauh dari Kabupaten dan sebagai perlindungan diri.

Selanjutnya, Kepala KUA Paringin Syahrudin, berujar terobosan inovasi ini sangat membantu bagi Masyarakat khususnya para penganten baru dalam kepastian status di KTP dan KK, semoga membawa berkah dan manfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Balangan.

(MC Balangan/jh)