Balangan – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Balangan, melaksanakan ekspose akhir kajian peningkatan PAD dengan pengembangan ekonomi kreatif melalui wisata kota, di Aula Benteng Tundakan, Paringin Selatan, Kamis (14/12/2023).

Atas nama pemerintah daerah, Bupati Balangan, Abdul Hadi sangat berterima kasih kepada tim peneliti dari LPPM ULM Banjarmasin yang telah menyampaikan ekspose akhir untuk pengembangan ekowisata ini.

Abdul Hadi mengharapkan melalui hasil kajian tersebut bisa memberikan manfaat khususnya dalam penataan kota, pengembangan wisata dan peningkatan PAD di Kabupaten Balangan.

“Mudah-mudahan hasil penelitian ini bisa teranggarkan dan masuk ke dalam perencanaan di setiap SKPD yang terkait,” harapnya.

Adapun Kepala Bappedalitbang Kabupaten Balangan, Rakhmadi Yusni, dalam sambutannya mengatakan ekspose akhir ini belum mencapai final 100 persen, dikarenakan masih ada saran dan masukan yang terus dikoordinasikan bersama seluruh pihak.

“Sebenarnya dengan kajian ini harapannya kebijakan-kebijakan untuk pengembangan wisata, terutama wisata kota di samping juga wisata alam bisa menjadi lebih terarah fokus karena didasarkan hasil kajian,” katanya.

Sementara itu, Tim Peneliti LPPM ULM Banjarmasin, Rahma Yuliani, mengatakan untuk ekspose akhir pihaknya telah melakukan sejumlah penyusunan konsep dan strategi peningkatan PAD melalui integrasi ekraf dan wisata kota.

Yang mana dari tiga wisata kota yang terintegrasi yaitu Kebun Raya Balangan, Taman Hijau Balangan dan Taman Palidangan Sanggam, sangat diyakini timnya itu akan meningkatkan PAD hingga 100 persen.

“Kami optimis bahwa apabila itu saling terintegrasi dan menjadikan sebuah wisata kota maka peningkatan PAD akan sangat jauh lebih bagus,” sampainya.

(MC Balangan/Nnd