Paringin, InfoPublik – Di tengah kemarau ekstrem yang membuat suhu udara mencapai 36–37 derajat Celsius, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan memperkuat ikhtiar menghadapi ancaman bencana melalui doa dan kegiatan keagamaan.

BPBD Balangan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Ruang Rapat BPBD Balangan, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin yang telah dilaksanakan selama tiga tahun berturut-turut setiap bulan Rabiul Awal.

Jika dua tahun sebelumnya peringatan Maulid digelar di luar ruangan, tahun ini kegiatan dipindahkan ke dalam ruangan. Keputusan tersebut diambil untuk menyesuaikan kondisi cuaca yang cukup ekstrem selama musim kemarau.

Peringatan Maulid diisi tausiyah agama oleh Habib Shodiq bin Muhammad Assegaf. Selain menjadi momentum meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan tersebut juga dimaknai sebagai ikhtiar spiritual bagi personel BPBD yang sehari-hari menjalankan tugas kemanusiaan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, Rahmi, mengatakan, peringatan Maulid diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas, terutama ketika menghadapi berbagai ancaman bencana.

“Alhamdulillah, ini tahun ketiga kita laksanakan. Niat kita untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Kita berharap, dengan peringatan ini mendapatkan keberkahan dari Allah SWT dalam melaksanakan tugas-tugas kita, terutama dalam menghadapi bencana,” ujar H. Rahmi.

Menurutnya, tugas BPBD memiliki tantangan besar karena personel harus selalu siap menghadapi berbagai jenis bencana. Pada musim hujan, ancaman banjir menjadi perhatian, sedangkan pada musim kemarau risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkat.

“Kita berharap, kalaupun terjadi bencana, tidak sampai memakan korban jiwa. Seperti kejadian banjir bandang tahun 2015 lalu. Kita berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kekuatan dan kesiapan dalam menghadapi setiap ujian,” katanya.

Rahmi menegaskan, penanganan bencana tidak hanya membutuhkan kesiapan personel dan peralatan, tetapi juga kekuatan spiritual. Karena itu, berbagai kegiatan keagamaan seperti Maulid, buka puasa bersama, dan tahlilan terus digalakkan di lingkungan BPBD Balangan.

Menurut dia, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat rasa kekeluargaan di antara personel. Kekompakan dinilai penting karena tugas penanggulangan bencana membutuhkan kerja sama dan kesiapsiagaan setiap saat.

Ia juga mengingatkan, personel untuk terus memegang semangat baru BPBD Balangan melalui slogan “Terbang Melayang” yang diluncurkan pada peringatan HUT ke-12 BPBD. Slogan tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi seluruh personel untuk bergerak cepat, sigap, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Apa yang kita perbuat hari ini dicatat oleh Allah SWT sebagai bakti, pengabdian kepada umat manusia, kepada daerah, bangsa, dan negara kita,”tambahnya.

Peringatan Maulid kemudian ditutup dengan doa bersama agar Kabupaten Balangan senantiasa mendapat perlindungan dan dijauhkan dari berbagai musibah.(MC Balangan/el/eyv)

Sumber: infopublik.id