Paringin, InfoPublik – Inovasi Satlinmas Bisa (LIBAS) yang digagas Kecamatan Awayan terus mendapat dukungan dari pemerintah desa. Salah satunya ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Sungai Pumpung melalui pelatihan peningkatan kapasitas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), Senin (27/4/2026).
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan. Fokus pelatihan diarahkan pada penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sebagai langkah meningkatkan kesiapsiagaan personel menghadapi musim kemarau.
Melalui inovasi LIBAS, Kecamatan Awayan mendorong Satlinmas di setiap desa agar lebih aktif, terampil, serta sigap menjaga ketertiban dan menangani kondisi darurat di wilayah masing-masing.
Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Awayan, Amrul, mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Desa Sungai Pumpung. Ia menilai keberhasilan program kecamatan sangat bergantung pada implementasi di tingkat desa.
“Kami bangga dengan inisiatif ini. Inovasi LIBAS akan berjalan optimal jika didukung aksi nyata. Pelatihan ini membuktikan Satlinmas dipersiapkan menjadi mandiri dan profesional dalam menghadapi karhutla,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sungai Pumpung, Arbani, menegaskan pelatihan ini merupakan investasi jangka panjang demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
“Kami ingin Satlinmas tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga memiliki kemampuan teknis di lapangan. Terima kasih kepada BPBD Balangan atas bimbingannya,” ungkapnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali materi teknik pemadaman api, penggunaan peralatan, serta pola koordinasi cepat saat terjadi kebakaran. Hal ini penting untuk memperkuat respons awal sebelum bantuan lanjutan tiba.
Melalui kegiatan ini, Satlinmas Desa Sungai Pumpung diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam penanggulangan karhutla sekaligus memperkuat keberhasilan inovasi LIBAS di Kecamatan Awayan.
Sumber: infopublik.id